Pada Malam Itu
Senyum manisnya
memecah kesunyian malam,
dan gelap yang menyelimuti qalbu
telah tersibak oleh kehadiran mu
menghalau setiap kegelapan
dengan langkah – langkah kaki yang selaras,
Seperti sebuah isyarat
Pada malam itu
yang tak seorangpun mampu, mencium
bahkan menangkap isyarat itu.
Dan kini pergi begitu damai,
ke pangkuan,
Tuhan yang ingin segera memeluk erat
menimang – nimang
hingga tertidur lelap
agar istirahat
dari letihnya menyusuri
Jalan perjuangan
Untuk Chairil Anwar (alm)
Sofian Sauri | Sekretaris PAC IPNU Kec. Bandongan
Tidak ada komentar: